Simantap-Tanjung Balai Kota Tanjung Balai Sumatera Utara saat bagai kota yang tidak lagi mematuhi peraturan perundang undangan yang diberlakukan oleh Negara, hal tersebut dibuktikan dengan bebasnya masuk limbah pakaian bekas eks luar negeri (Malaysia) ke kota ini tanpa dikenakan cukai negara, sementara SK Menperidag RI beberapa waktu lalu telah mengeluarkan larangan terkait masuknya pakaian bekas eks luar negeri ke negeri ini masih belum dicabut. Menurut keterangan Anwar Harahap (35) kepada simantap (6/9), warga kelurahan S.Dengki Tanjung balai mengatakan saat ini sudah bebas masuk bal ke tanjung balai ini, setelah warga Tanjung balai beberapa waktu lalu melakukan aksi demo ke Bea Cukai maupun Pemetintah setempat,ujarnya
Lebih lanjut Anwar mengatakan sejak bal berisikan pakaian bekas (Monza) bebas masuk kami sedikit dapat bernafas lega, pasalnya warga sekitar daerah ini dapat mengkais rezeki dari masuknya bal tersebut, demikian juga dengan pihak aparatnya mereka juga kebagian rezeki dari hasil pemberian upeti para juragan bal yang ada. Secara resmi bal eks Malaysia ini masih dilarang masuk ke wilayah Tanjung balai oleh pemerintah, ya kami disini terpaksa harus berani pasang harga tinggi untuk memberi upeti para pejabat BC Teluk nibung, Kepolisian Tanjung balai, DPRD Tanjung balai maupun pejabat di pemerintahan setempat, agar bal monza tersebut dapat mendarat di bumi Tanjung balai ini, ungkapnya.
Sementara pihak kepolisian saat dikonfirmasi masalah bebasnya bal monza masuk tanjung balai tanpa dikenakan cukai, kepada simantap tidak berani memberikan komentarnya dengan alasan itu kewenangan pimpinan, demikian juga halnya terhadap BC.
Siswi SMA Negeri 3 Kisaran Mewakili Sumut di Kejuaraan POPNAS Kisaran – Simantab Salah seorang siswi SMA Negeri 3 Kisaran diberangkatkan mengikuti Pelatda di Riau untuk mewakili Sumatra Utara dalam kejuaraan Volly Putri di POPNAS (Pekan Olahraga Pelajar Nasional).
Siswa perempuan yang mewakili Sumatra Utara di ajang paling bergengsi di Indonesia bagi pelajar adalah Leni Meilani dan sekarang duduk di kelas XII IPS 2 itu di panggil Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatra Utara melalui surat bernomor 426/792/Disporasu/2011 untuk mengikuti Pelatda dalam persiapan POPNAS.
POPNAS tersebut akan di adakan pada tanggal 28 September 2011 sampai 8 Oktober 2011 kali ini mempertandingkan 15 cabang olahraga, yaitu Atletik, Bola Volly, Bola Basket, Senam, Panahan, Gulat, Tenis Lapangan, Tenis Meja, Taekwondo, Judo, Sepakbola, Angkat Berat, Bulu Tangkis, Pencak Silat dan Renang.
H. Cholidin S.pd selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kisaran saat di konfirmasi Simantab mengatakan bahwa sangat bangga terhadap prestasi Leni Meilani dengan masuknya ke juaraan yang paling bergengsi di Indonesia itu. “saya berharap Leni terus semangat agar bisa masuk ke Pelatnas untuk mengikuti Kejuaraan Internasional mewakili Indonesia dan saya berharap murid – murid lain terus berpacu dalm bidang Sains dan Olahraga seperti halnya yang di raih Leni, Ungkapnya.
Simantap-Tanjung Balai
BalasHapusKota Tanjung Balai Sumatera Utara saat bagai kota yang tidak lagi mematuhi peraturan perundang undangan yang diberlakukan oleh Negara, hal tersebut dibuktikan dengan bebasnya masuk limbah pakaian bekas eks luar negeri (Malaysia) ke kota ini tanpa dikenakan cukai negara, sementara SK Menperidag RI beberapa waktu lalu telah mengeluarkan larangan terkait masuknya pakaian bekas eks luar negeri ke negeri ini masih belum dicabut.
Menurut keterangan Anwar Harahap (35) kepada simantap (6/9), warga kelurahan S.Dengki Tanjung balai mengatakan saat ini sudah bebas masuk bal ke tanjung balai ini, setelah warga Tanjung balai beberapa waktu lalu melakukan aksi demo ke Bea Cukai maupun Pemetintah setempat,ujarnya
Lebih lanjut Anwar mengatakan sejak bal berisikan pakaian bekas (Monza) bebas masuk kami sedikit dapat bernafas lega, pasalnya warga sekitar daerah ini dapat mengkais rezeki dari masuknya bal tersebut, demikian juga dengan pihak aparatnya mereka juga kebagian rezeki dari hasil pemberian upeti para juragan bal yang ada.
Secara resmi bal eks Malaysia ini masih dilarang masuk ke wilayah Tanjung balai oleh pemerintah, ya kami disini terpaksa harus berani pasang harga tinggi untuk memberi upeti para pejabat BC Teluk nibung, Kepolisian Tanjung balai, DPRD Tanjung balai maupun pejabat di pemerintahan setempat, agar bal monza tersebut dapat mendarat di bumi Tanjung balai ini, ungkapnya.
Sementara pihak kepolisian saat dikonfirmasi masalah bebasnya bal monza masuk tanjung balai tanpa dikenakan cukai, kepada simantap tidak berani memberikan komentarnya dengan alasan itu kewenangan pimpinan, demikian juga halnya terhadap BC.
Siswi SMA Negeri 3 Kisaran Mewakili Sumut di Kejuaraan POPNAS
BalasHapusKisaran – Simantab
Salah seorang siswi SMA Negeri 3 Kisaran diberangkatkan mengikuti Pelatda di Riau untuk mewakili Sumatra Utara dalam kejuaraan Volly Putri di POPNAS (Pekan Olahraga Pelajar Nasional).
Siswa perempuan yang mewakili Sumatra Utara di ajang paling bergengsi di Indonesia bagi pelajar adalah Leni Meilani dan sekarang duduk di kelas XII IPS 2 itu di panggil Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatra Utara melalui surat bernomor 426/792/Disporasu/2011 untuk mengikuti Pelatda dalam persiapan POPNAS.
POPNAS tersebut akan di adakan pada tanggal 28 September 2011 sampai 8 Oktober 2011 kali ini mempertandingkan 15 cabang olahraga, yaitu Atletik, Bola Volly, Bola Basket, Senam, Panahan, Gulat, Tenis Lapangan, Tenis Meja, Taekwondo, Judo, Sepakbola, Angkat Berat, Bulu Tangkis, Pencak Silat dan Renang.
H. Cholidin S.pd selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Kisaran saat di konfirmasi Simantab mengatakan bahwa sangat bangga terhadap prestasi Leni Meilani dengan masuknya ke juaraan yang paling bergengsi di Indonesia itu. “saya berharap Leni terus semangat agar bisa masuk ke Pelatnas untuk mengikuti Kejuaraan Internasional mewakili Indonesia dan saya berharap murid – murid lain terus berpacu dalm bidang Sains dan Olahraga seperti halnya yang di raih Leni, Ungkapnya.